SuaraBanten.id - Virgiawan Liestanto atau yang akrab disapa Iwan Fals baru saja meluncurkan lagu berjudul "Kanjuruhan", Rabu (5/10/2022). Tayangan video lagu bertajuk Kanjuruhan itu hingga Kamis telah ditonton lebih dari 351.995 kali.
Mengusung tema kemanusiaan, lagu itu menceritakan mengenai tragisnya Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam lalu.
Iwan Fals dalam lagu itu mengungkapkan kesedihan sekaligus keprihatinnya terhadap tragedi yang menewaskan 131 orang itu.
Dalam lirik lagunya, Iwan menuliskan bahwa tragedi Kanjuruhan banyak mengajarkan tentang kebodohan dan kemunafikan.
Masih dalam lirik Iwan Fals di lagu tersebut, Kanjuruhan juga mengajarkan tentang kebersamaan dan kepedulian manusia usai kejadian tersebut.
Iwan Fals berharap peristiwa tersebut tidak terulang, dan mendoakan agar orang-orang yang meninggal dalam peristiwa itu dapat pergi dengan tenang.
Lirik lagu diakhiri dengan "Salam Satu Jiwa untuk prestasi penuh cinta untuk dunia."
Terpisah, Doddy Hernanto atau yang akrab disapa Mr D One Finger, seniman asal Jawa Timur juga meluncurkan karya seni sebagai bentuk kepedulian terhadap peristiwa Kanjuruhan.
Mr D One Finger meluncurkan seni QR Art bertema "Tragedi Kanjuruhan" sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
"QR Art bergambar lambang Arema FC yang dibalut dengan pita hitam serta gambar latar belakang bola ini fungsinya memudahkan masyarakat untuk melihat update berita Kanjuruhan," kata pria asal Mojokerto itu.
Menurut Mr D, balutan pita hitam dan gambar lambang Arema FC ini sebagai pesan kemanusiaan, serta pentingnya bersatu menuju prestasi dunia. (ANTARA)
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
-
Rumor Shayne Pattynama ke Arema FC Mencuat, Shin Tae-yong Akhirnya Buka Suara
-
Lawan Stigma, Jersey Anyar Persebaya Surabaya Dihiasi Kecupan Bibir
-
Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Melepas Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya
-
Efek Erupsi Anak Krakatau: Persebaya Terpaksa Pulang ke Surabaya dari Lampung via Darat
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI-KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka
-
Tertangkap Basah Maling di Pesawat Rute TaipeiJakarta, WNA China Ditolak Masuk Bandara Soetta
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri