SuaraBanten.id - Ustaz Abdul Somad atau yang karab disapa UAS belum lama ini menjadi bintang tamu di kanal Youtube Daniel Mananta.
Video Daniel ternyata penasaran bagaimana UAS bisa menjadi pelayan Tuhan hingga pendakwah tersebut bisa setenar seperti sekarang belakangan viral di media sosial.
Dalam video viral yang diunggah akun TikTok @nenden504, UAS menceritakan kisah sedih, dimana ibu UAS saat masih mengandung dirinya adalah dalam keadaan sakit keras.
"Saya, ketika ibu saya mengandung, cerita ibu saya. Ibu dalam keadaan sakit keras lalu kemudian ibu datang ke pamannya, yang membuka kampung itu Syekh Abdul Rahman, Syeikh Abdul Rahman punya anak laki-laki namanya Syekh Muhammad Ali. Lalu kata ibu saya, saya sakit ini gimana, kata Syekh Muhammad Ali tolong baca ayat ini," kata UAs menceritakan masa kecilnya.
Ia pun menceritakan ibunya diminta membaca ayat Alquran dan ia baru mengetahui artinya setelah UAS sekolah.
"Oh ayat ini bercerita tentang Maryam, Bunda Maria bahwa ketika dia punya ibu nama ibunya Hana, ketika Hanna ini menikah dengan suaminya Imran, ada satu surat dalam Al-qur'an namanya yang pertama Al-Fatihah, yang kedua Al-Baqarah, yang ketiga Al-Imran, keluarga Imran," imbuhnya.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bila surat Maryam lah yang telah menyelamatkan ibu dan juga dirinya saat menghadapi musibah yang kala itu menerpa.
"Kau bernazar nanti kalau aku punya anak aku akan jadikan anakku sebagai servant of god, pelayan Tuhan. Dia tidak ada bertanya, dia tidak berternak, dia tidak akan menjadi pegawai kerajaan, dia hanya menjadi pelayan Tuhan," tutur UAS.
"Lalu kemudian ketika anak itu lahir ternyata anak yang lahir ini perempuan sedangkan waktu itu yang layak menjadi pelayan Tuhan adalah laki-laki. Aku menamakannya Mariam, lalu apa korelasi ayat ini dibaca oleh seorang ibu yang hamil sedang sakit ?," tanya Ustaz Abdul Somad melanjutkan ceritanya.
Baca Juga: Masa Kecil Tak Bersama Ibunya, UAS : Ada Rencana Tuhan Lebih Indah
Kemudian, UAS mengaitkan ayat tersebut sangat bagus dibaca oleh seorang ibu yang sedang mengandung. Karena korelasinya Hana mengandung seorang anak yang lama dirindukan.
"Nanti anak ini akan terjaga, terpelihara, itulah dia Mariam. Jadi ketika ayat itu dibaca oleh ibu saya, berarti ibu saya sedang tidak langsung sedang berdoa nanti anakku ini kalau lahir dia akan menjadi pelayan Tuhan," jelasnya kepada Daniel.
"Dan ini terlihat karena jadi pelayan Tuhan banget," timpal mantan VJ MTV Indonesia itu.
Tak sampai disitu, UAS juga menceritakan kesulitan ekonomi juga menjadi halangan saat dirinya ingin menempa sekolah agama.
"Itu dari bacaan yang diberikan oleh Syekh Muhammad Ali. Lalu kemudian ibu saya melapor ke ayahnya namanya Nuruddin, kata kakek saya, cucuku banyak tapi khusus yang ini dia musti sekolah agama. Itu maka saya dari kecil sekolah saya bukan sekolah umum, sekolah agama," ungkap UAS menceritakan kisahnya.
"Nanti kalau umurku panjang ini ada kebun kelapa, kalau umurku panjang aku akan biayai sekolah dia tapi nanti kalau aku mati, meninggal kebun kelapa ini untuk membiayai sekolah dia," kata UAS.
Berita Terkait
-
Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil
-
Jejak Digital Hannah Al Rashid Berjuang Garis 2 Viral, Ketegaran Tuai Pujian
-
7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa
-
Makna Lagu Training Season: Untuk Kamu yang Sering Salah Pilih Pasangan
-
Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal