Hal ini tak lepas dari status tuan rumah yang disandang skuat berjuluk Garuda Nusantara, ketenangan dan rasa percaya diri lebih jadi kunci kemenangan timnas Indonesia U-19.
3. Jaga Asa Lolos
Keinginan lolos ke semifinal disertai dengan kerja keras akan membuat para pemain memiliki dorongan motivasi lebih tampil lebih baik dari laga-laga sebelumnya.
Pasalnya jika satu kali saja timnas Indonesia U-19 gagal memanfaatkan peluang dari dua laga terakhir, maka bisa saja dipastikan perjalanan Garuda Nusantara di turnamen ini berakhir.
4. Faktor Pelatih
Taktik yang diterapkan Shin Tae-yong di sisa laga fase grup Piala AFF U-19 2022 menjadi kunci bagaimana timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal.
Apalagi minus Marselino Ferdinan, kualitas pelatih dalam hal ini akan dibuktikan selain dari performa para pemain yang dipercaya bermain.
5. Filipina Buruk
Rentetan hasil buruk yang diraih Filipina di Piala AFF U-19 2022 membuat tim-tim lawan bisa memanfaatkannya sebagai peluang.
Kalah dari Thailand, dihajar Vietnam dan dibekuk Myanmar menjadi tiga kekalahan beruntun Filipina di ajang ini.
Tentu riwayat bermain lebih baik dicatatkan Indonesia yang belum menelan kekalahan di fase grup Piala AFF U-19 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Buruk! Hadapi Filipina, Timnas Indonesia U-19 Tanpa Marselino Ferdinan, Lima Pemain Kunci Ini Harus Gacor
-
Pemulihan Cedera Butuh Waktu 2 Bulan, Piala AFF U-19 2022 Berakhir untuk Marselino Ferdinan
-
Hasil Piala AFF U-19 2022: Vietnam Mantap Puncaki Grup A Usai Tekuk Myanmar 3-1
-
Profil Zico Soree, Striker Keturunan yang Bersedia Bela Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2023
-
Michael Weiss Optimistis Laos Bakal Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19 2022
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD