SuaraBanten.id - Sebelum Timnas Indonesia U-19 bertanding menghadapi tim lawan, juru taktik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong kerap kali melakukan hal unik ini. Dari ketiga hal unik ini, urutan ketiga dianggap publik perlu diacungi jempol.
Tiga kebiasaan unik itu membuat pelatih berusia 51 tahun itu semakin menarik. Tak heran, jika para pecinta sepakbola Indonesia akhirnya sangat menghormati Shin Tae-yong.
Berikut 3 kebiasaan unik Shin Tae-yong sebelum Timnas Indonesia U-19 bertanding dikutip dari Terkini.id (Jaringan Suara.com).
1. Memantau kondisi lapangan
Shin Tae-yong beberapa kali terlihat berjalan di area lapangan sebelum kick off. Ia melihat kondisi dan keadaan lapangan baik itu gawang dan tanah dari arena pertandingan tersebut.
Pada saat Timnas Indonesia U-19 tampil di Stadion Patriot Candrabhaga, momen Shin Tae-yong yang tengah mengecek kondisi lapangan pun bisa dilihat langsung oleh para pendukung skuad Garuda Nusantara.
Shin Tae-yong beberapa kali terlihat berjalan di area lapangan sebelum kick off. Ia melihat kondisi dan keadaan lapangan baik itu gawang dan tanah dari arena pertandingan tersebut.
Pada saat Timnas Indonesia U-19 tampil di Stadion Patriot Candrabhaga, momen Shin Tae-yong yang tengah mengecek kondisi lapangan pun bisa dilihat langsung oleh para pendukung skuad Garuda Nusantara.
2. Melihat permainan lawan selanjutnya
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Jadi Penyerang dan Tampil Penuh, Ansan Greeners Telan Kekalahan
Shin Tae-yong pasti selalu menyempatkan diri untuk menonton pertandingan yang selanjutnya akan dihadapi oleh Timnas Indonesia.
Seperti pada Piala AFF U-19 2022, pelatih asal Korea Selatan itu hadir di Stadion Patriot Candrabhaga untuk melihat pertandingan antara Timnas Thailand U-19 vs Myanmar U-19.
Shin Tae-yong tampaknya sengaja memantau untuk mengetahui gaya dan strategi tim lawan, meskipun kedua tim tersebut belum dihadapi Timnas Indonesia U-19.
3. Kerap memuji tim yang akan dilawan
Biasanya sebelum pertandingan akan diadakan konferensi pers. Nah, pada momen itulah Shin Tae-yong akan menjelaskan apa saja persiapan dan mengomentari peluang timnya buat menang.
Kebiasaan Shin Tae-yong yang selalu memuji tim-tim yang akan dihadapi itu, menariknya ia jarang menganggap remeh lawan dengan mengatakan tim yang ia bela bisa menang mudah.
Berita Terkait
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Ole Romeny Cetak 5 Gol dalam 5 Laga Timnas Indonesia, Ini Rahasianya
-
Menang atas Singapura, Timnas Indonesia Tetap Dikritik Pengamat: Miskin Kreativitas!
-
Debut Timnas Indonesia Berbuah Assist, Luke Vickery: Sungguh Malam yang Istimewa
-
John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi