SuaraBanten.id - Keluarga Medina Zein mengabarkan, Medina Zein saat ini tengah dirawat di rumah sakit jiwa di Bandung. Hal itu lantaran sakit bipolar Medina disebut sudah akut.
Di tengah amainya kasus dugaan penipuan yang menyeret namanya, Medina Zein tiba-tiba menghilang. Namun kini, pihak keluarga akhirnya muncul dan menguak fakta terbaru.
"Saya selaku kakeknya Medina Zein, jadi keadaan Medina Susani atau Medina Zein sekarang lagi di rawat di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Daerah Provinisi Jawa Barat," ujar kakek Medina Zein, Pujho Nistianto, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/5/2022).
Ade Anggareni selaku kuasa hukum dari pihak keluarga Medina Zein menyebut Medina sudah masuk di RS Jiwa di Bandung sejak awal Mei lalu. Namun, pihaknya tak bisa membocorkan lokasi dan nama RS detailnya.
"Poinnya Medina sekarang dirawat di RS Provinsi Jabar. Sudah masuk itu sejak tanggal 6 Mei sampai dia sembuh," ujar Ade.
Ade diminta keluarga untuk menjawab segala macam persoalan yang selama ini ditanyakan ke pihak keluarga Medina Zein terkait dugaan penipuan. Padahal, keluarga juga tidak tahu masalah tersebut.
"Saya kuasa hukum dari pihak keluarga, mereka meminta saya mengklarifikasi bagaimana keadaan dari Medina dan bagaimana keinginan dari pihak keluarga meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan selama ini," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Medina Zein menjadi sorotan lantaran diduga melakukan penipuan. Mulai dari Denise Chariesta dan Uya Kuya mengaku menjadi korban penipuan Medina Zein yang berkedok jual beli mobil.
Selain itu, muncul dugaan bahwa Medina Zein melakukan penipuan dengan mencatut KTP Raffi Ahmad. Raffi Ahmad pun telah melakukan konsultasi hukum dengan kuasa hukumnya terkait pencatutan nama ini.
Baca Juga: Onadio Leonardo Tertarik Islam, Raffi Ahmad Dijuluki Ahli Surga
Berita Terkait
-
Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa
-
Tangis Marshanda Pecah, Akui 17 Tahun Hidup dalam Penyangkalan Bipolar
-
Mengidap Bipolar, Rachel Vennya Beberkan Kondisi Emosi dan Perawatan Rutin
-
Singgung Soal Pekerjaan, Marshanda Bongkar Alasan Banyak Orang Sembunyikan Masalah Mental Health
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tertangkap Basah Maling di Pesawat Rute TaipeiJakarta, WNA China Ditolak Masuk Bandara Soetta
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri