SuaraBanten.id - Ayah dari Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya baru-baru ini menyita perhatian publik lantaran dikabarkan bisik-bisik kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Mulyadi Jayabaya bisik-bisik saat Luhut berkunjung ke kediamannya Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (31/3/2022).
Dalam bisikannya ke Luhut, mantan Bupati Lebak ini memberitahukan kiyai dan ulama di Kabupaten Lebak, Banten mendukung jabatan Presiden Joko Widodo alias Jokowi diperpanjang.
Diinformasikan, kunjungan Luhut ke Lebak, salah satunya untuk silaturahmi dengan para ulama dan masyarakat menjelang Ramadhan.
Saat sambutan, pria yang akrab disapa JB mengatakan para kyai dan ulama meminta agar masa jabatan Jokowi diperpanjang.
Menurut JB, permintaan itu didasari situasi Indonesia saat ini dimana sedang dilanda Covid-19 dan dampak perang Rusia-Ukraina.
“Jadi pesan ulama, para kyai di sini sampaikan ke Jokowi, alangkah baiknya, kita gak bicara politik, bicara ekonomi, minta ke Bapak Jokowi, minta diperpanjang tiga tahun saja untuk menyelesaikan ekonomi,” kata JB.
Kata JB, tak hanya ulama dan kiyai, pertemuan tersebut juga turut dihadiri kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
“Di Lebak ada 340 kepala desa, yang kemarin menyuarakan minta perpanjang (masa jabatan) Jokowi tiga kali,” kata dia.
Baca Juga: Lantang Mau Deklarasi Dukung Jokowi Tiga Periode, Ketum APDESI Ngaku Baru Sekali Bertemu Luhut
Terkait apa yang disampaikan JB, Luhut mengatakan apa yang disampaikan merupakan aspirasi dari masyarakat dan hal itu menurutnya sah-sah saja.
“Itukan aspirasi, kan gak salah, asal disalurkan yang benar saja, jangan ribut-ribut soal itu gak apa-apa, yang penting disalurkan dengan benar, kan ada DPR MPR, kalau mereka gak setuju selesai juga,” kata Luhut.
Berita Terkait
-
Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya
-
Jokowi Komentari Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!
-
Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?
-
Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi
-
Pamer AI Registrasi Bansos Buatan Lokal, Luhut: Dipuji Profesor Dunia
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal