SuaraBanten.id - Seorang pria berinisial AR (35) ditangkap personel Polres Metro Tangerang Kota lantaran membunuh bos mebel berinisial AS (61). AR tega bunuh bos mebel lantaran sakit hati tak diberi
Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Deonijiu de Fatimah mengatakan peristiwa terjadi di Kampung Melayu, Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/12/2021) pukul 9.43 WIB.
"Pelaku sempat meninggalkan wilayah pergi jauh. Namun demikian tindakan dari kepolisian, mencari pelaku hingga ditemukan dan berhasil ditangkap," kata Deonijiu kepada wartawan di Polres Metro Tangerang, Selasa (21/12/2021).
Deonijiu menjelaskan alasannya pelaku membunuh korban. Lantaran sakit hati setelah tidak diberikan pinjaman uang oleh AS.
"Karena sakit hati, awalnya karena mau minjam uang, korban gak ngasih pinjem," tuturnya.
Pelaku yang sakit hati merencanakan pembumbunuhan dengan menggunakan sebuah balok. Ketika itu, AS yang sedang menonton tv di kamar tokonya sendiri.
"Perencanaan pelaku sudah bawa balok kemudiam menyusul ke kamar korban, Korban lagi nonton tv sehingga pelaku berkesempatan melakukan penganiayaan (dengan) mengayunkan balok tersebut ke kepala korban," ucapnya.
Setelah melakukan perbuatan, pelaku membawa uang milik korban senilai Rp 30 juta dan satu unit motor.
"Tas milik korban berisi uang, ambil kunci motor (dan) motor sedang parkir," tandasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 21 Desember 2021 Tangerang Banten
Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 338 KUHP Jo Pasal 365 ayat 3 KUHP dengan 9 tahun penjara.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Persija Kena Denda Rp90 Juta, Shin Tae-yong Sentil The Jakmania soal Kericuhan
-
Arema FC Jadi Korban Pesta Gol, Shin Tae-yong Temukan Kunci Kebangkitan Persija
-
Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter
-
Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter
-
Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa