SuaraBanten.id - Setelah sebelumnya Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang terungkap tak melakukan pembanguan menggunakan Dana Desa, kini Desa Sukamaju yang juga berada di Kecamatan Labuan juga diketahui terlibat persoalan serupa.
Menurut informasi, meski dana desa tahap II 2021 di Desa Sukamaju sudah dicairkan namun pembangunanya belum juga dilaksanakan.
Ada tiga pembangunan yang didanai oleh dana desa di Desa Sukamaju. ketiga pembangunan itu yakni pembangunan jalan paving blok dua titik serta saluran drainase.
Meski demikian, Kepala Desa Sukamaju Ucu Suhandi mengakui uang untuk pembangunan tiga kegiatan tersebut dipakai dulu olehnya.
“Ges tadi tea ceuk urang ges teu kudu dibejakan (Sudah tadi itu kata saya tak perlu diceritakan). Yang penting nanti pekerjaan beres. (Dana Desa) Geus dipake heula urang mah jujur bae (Sudah dipakai dulu, saya jujur saja),” kata Kades sambil ketawa, seperti dikutip dari BantenHits.com-Jaringan SuaraBanten.id, Senin (25/10/2021) .
Ucu mengaku tiga kegiatan fisik yang didanai dana desa tahap II memang belum dilaksanakan. Ia beralasan, realisasi anggaran tahap II akan dilakukan saat memulai pengajuan dana desa tahap III 2021.
“Memang belum dilaksanakan pembangunan nya. Tapi yang terpenting ketika akan mengajukan dana desa tahap III pekerjaan sudah selesai semua,” ungkapnya.
Ia bahkan mengakui jika persoalan itu juga sudah disampaikan kepada tim monitoring dan evaluasi (monev) Kecamatan Labuan.
“Sudah tahu tim monev juga,” ucapnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 25 Oktober 2021
Saat ditegaskan kembali, kapan pembangunan yang didanai dana desa tahap II 2021 akan dilaksanakan. Kades kembali mengaku, jika pengajuan dana desa tahap III 2021 sekitar Desember. Ia menargetkan pengerjaan dana desa tahap II diselesaikan November 2021.
“Bulan November juga akan diselesaikan. Karena untuk bisa mengajukan dana desa tahap III harus selesai dulu tahap II. Jadi saya jamin sebelum pengajuan dana tahap selanjutnya, program di tahap II ini akan diselesaikan,” tandasnya.
Kontributor : Oki Fathurrohman
Tag
Berita Terkait
-
Tiga Destinasi Wisata Flores Masih Ditutup Usai Gempa, Termasuk Waerebo dan Kelimutu
-
Plafon Berjatuhan, Gedung Berguncang! Turis Belanda Ungkap Momen Mengerikan Saat Gempa NTT
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara