SuaraBanten.id - Bocah 10 tahun bernama Putri Yasmin (10) dilaporkan hanyut dan tenggelam di Kali Angke tepatnya di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Pancarian Putri Yasmin mengalami berbagai kendala seperti banyaknya tumpukan sampah yang menutupi area kali. Perahu karet Tim SAR gabungan terhambat oleh tumpukan sampah tersebut.
Petugas harus mengurai sampah dan melakukan pencarian diantara tumpukan sampah yang diduga korban tersangkut diantara onstacle tersebut.
Selain itu, kondisi arus Kali Angke Serpong yang cukup deras serta visibilty (jarak pandang) di bawah permukaan air juga membuat tim SAR gabungan tidak bisa melakukan proses penyelaman di sekitar area pencarian.
“Tim SAR gabungan masih terus berusaha melakukan upaya pencarian terhadap korban meskipun berbagai kendala banyak kita temui di lapangan, kita berharap korban segera ditemukan,” ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dalam keterangannya.
Ia mengungkapkan, pihaknya bersama unsur SAR gabungan akan mengoptimalkan pencarian hingga radius 5 KM di sepanjang arus kali Angke Serpong dengan menggunakan perahu karet, dan juga melakukan upaya pencarian dengan sisir darat secara visual di bantaran kali tersebut hingga radius 2 KM.
Hingga siang ini kurang lebih ratusan personil SAR gabungan dikerahkan dalam operasi SAR yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Serpong, BPBD Tangerang Selatan, Damkar Tangerang Selatan, Satpol PP Tangerang Selatan.
Selain itu, terlibat juga Karang Taruna 08, IEA Tangerang selatan, ACT Tangsel, Semut Kecil, Rentan, Kartar Jombang, Rumah Zakat, Kokam Tangsel, OI Crisis Center, CAT, Squad PB, VSE, RCI, WMI, DMC DD, Bagana Tangsel, Aspera Tangerang, Bagi Indonesia, Banser Ciputat, SAR MTA, Teats dan warga setempat.
Baca Juga: Menilik Tugu Pahlawan Seribu, Simbol Perjuangan Rakyat Serpong, Sempat Tak Terurus
Tag
Berita Terkait
-
Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3
-
Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank
-
KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi
-
The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal