SuaraBanten.id - Bupati Pandeglang Irna Narulita tampaknya mesti tau Jalan Citeluk, Kecamatan Cibitung rusak parah. Jalan Citeluk rusak parah hingga warga desak perbaikan baru-baru ini bahkan sempat viral di media sosial.
Video berisi belasan warga Cibitung, Kabupaten Pandeglang sedang memperbaiki jalan secara swadaya beredar di media sosial dan WhatsApp group hingga viral.
Video tersebut menampilkan warga memperbaiki jalan utama dari tanah merah. Terlihat ada sedikit aspal yang sudah rusak termakan usia.
Saat memperbaiki jalan mereka meminta Bupati Pandeglang, Irna Narulita dapat memperhatikan jalan tersebut.
“Tolong kepada Ibu Bupati yang terhormat, kami dari Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, kesusahan ketika ada hujan, kendaraan tidak bisa lewat karena jalan rusak parah,” ungkap salah seorang dalam video yang beredar itu, Sabtu (9/10/2021).
Diketahui Ruas jalan yang dilakukan perbaikan oleh belasan warga tersebut, yaitu jalan tanjakan Citeluk, Desa Citeluk, Kecamatan Cibitung, Pandeglang yang merupakan akses vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Parah jalan, kami minta segera diperbaiki Bu ya mohon,” katanya lagi dalam video itu.
Seorang warga yang mengenakan topi dan kaos warna merah bata dalam video menyebut Bupati Pandeglang tukang bohong. Padahal saat Pilkada, suara Irna-Tanto di Cibitung paling banyak.
“Kami ini gotong royong Ibu Bupati ya, janji – janji melulu. Cibitung ini paling banyak suara Ibu Irna ini, terutama Desa Citeluk dan Kiara Payung, tapi mana bu janjinya mana,” teriak pemuda dalam video yang berdurasi satu menit lebih itu.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 10 Oktober 2021 Pandeglang-Lebak Banten: Malam dan Dini Hari Hujan
“Tolong lah kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang, wabil khusus Bupati tolong jalan ini segera diperbaiki,” pintanya.
Sementara, Camat Cibitung, Pandeglang, Subina mengaku, ruas jalan tersebut memang kewenangan Kabupaten Pandeglang yang merupakan jalur Cikadu – Pasirnangka.
Ia pun mengaku, dijalur itu sudah ada pembangunan betonisasi tahun ini, tapi baru sebagian saja. Mudah – mudahan pada program Bupati Pandeglang Jakamantul, ruas jalan tersebut masuk dalam prioritas.
“Kalau panjang secara keseluruhan masih ada sekitar 6,8 kilo meter lagi yang masih rusak termasuk jalan tanjakan Citeluk itu. Tapi kami berharap masuk dalam prioritas pada program Jakamantul Bupati Pandeglang,” harapnya.
Berita Terkait
-
Imbauan Penting Pengguna KRL Bogor: 7 Kereta Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya!
-
Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing
-
Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
-
Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Ada Sampah Covid-19 di TPST Abu & Co, Akademisi Soroti Tingginya Potensi Pencemaran Sungai Cisadane
-
Cerita Penumpang KMP Batumandi Terbakar, Asap Tebal dan Ledakan Bikin Panik
-
ASDP Ungkap Detik-Detik Awal Kebakaran KMP Batumandi di Perairan Merak
-
KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, Penumpang Dievakuasi
-
UMKM Binaan Astra Catat Potensi Transaksi Rp104,9 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026