SuaraBanten.id - TEGAS! Bupati Pandeglang Soal Sekdes Live Pesta Miras, Tercam Dipecat Jika Terbukti
Bupati Pandeglang Irna Narulita baru-baru ini ikut angkat suara terkait oknum Sekretaris Desa (Sekdes) Mendung, Kecamatan Cibaliung Pandeglang berinisial JRK dan seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Cibitung berinisial NN yang terlibat pesta miras.
Diketahui, kedua abdi negara di Kabupaten Pandeglang, Banten itu pesta miras dan menyiarkannya secara live di media sosial.
Bupati Irna geram melihat oknum sekdes pamer pesta miras. Irna menegaskan jika keduanya terbukti telah pesta miras akan diberikan tindakan tegas.
“Kami sedang dalami masalah itu. Jika benar terbukti menabrak aturan, maka tidak akan ada tawar menawar lagi,” katanya, Kamis 30 September 2021.
Kata dia, seorang Sekdes merupakan panutan masyarakat dan mengelola anggaran pemerintah. Jika perbuatan itu benar dilakukan mereka itu sudah mencoreng nama baik lembaga dan membuat preseden buruk bagi Pemkab Pandeglang.
“Perbuatan itu tidak mendidik dan sudah membuat preseden buruk bagi Pemkab Pandeglang. Maka jika benar terbukti, kami akan tindak tegas,” tegasnya.
Tak hanya itu, jika benar ada pegawai lain yang terlibat dalam video yang viral tersebut. Maka sanksi pemecatan pun akan berlaku apabila hasil proses klarifikasi itu benar.
Apa lagi jika status pegawainya masih Tenaga Kerja Sukarela (TKS), pihaknya pun mengaku tidak ada urusan dan jika statusnya PNS maka bisa menurunan pangkat hingga pemecatan juga.
Baca Juga: SAKSIKAN!! Link Film G30S PKI, Tayang Malam Ini
“Sejauh ini masih didalami dalam mencari kebenaran dari video itu. Karena kami juga harus tabayun, sekarang pihak Inspektorat tengah meminta keterangan dari instansi – instansi terkaitnya,” tutupnya.
Berita Terkait
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Usai Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas dalam Tawuran di Cilincing
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik