SuaraBanten.id - Kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas IA Tangerang pada Rabu (8/9/2021) menyebabkan 41 orag meninggal dunia. Ternyata, dari puluhan orang itu, satu orang merupakan asal Kabupaten Lebak, Banten.
Diketahui, jumlah korban meninggal di Lapas Tangerang kembali bertambah, ada 3 narapidana yang tengah menjalani perawatan pihak rumah sakit nyatanya tak terselamatkan dan meninggal dunia.
Dari puluhan napi yang tewas, beredar kabar bahwa salah satu dari mereka merupakan napi pindahan dari Lapas Kelas III Rangkasbitung.
Kalapas Kelas III Rangkasbitung Budi Ruswanto membenarkan bahwa ada salah satu korban narapidana asal Lebak yang menjadi korban kebakaran di Lapas Tangerang
“Korban tersebut bernama Ajum warga Maja, Kabupaten Lebak, ia dipindahkan pada tahun 2017 lalu karena kasus perlindungan anak, dengan vonis 13 tahun,” kata Budi, menyadur dari Bantenhits.com -jaringan Suara.com, Sabtu (11/9/2021).
Budi mengatakan, pihak Lapas Rangkasbitung masih menunggu laporan resminya dari Rumah Sakit Polri.
Tak hanya itu, Budi mengaku juga tengah intens berkomunikasi dengan Lapas Kelas IA Tangerang untuk memastikan identitas tersebut.
“Apabila nantinya, identitas dan data korban valid, maka pihaknya akan memfasilitasi keluarga korban untuk, mengambil jenazah tesebut,” ucapnya.
“Kita masih menunggu hasil tes DNA, jangan sampe ada orang yang mengaku itu bagian keluarganya,” tambahnya.
Baca Juga: Antisipasi Bencana Longsor, PUPR Banten Siapkan Alat Berat
Berita Terkait
-
Raja Malaysia Minta Sekolah Ditutup Jika Pencemaran Udara Kebakaran Hutan Makin Parah
-
Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan
-
Karhutla Palangka Raya Meluas, 1.407 Hektare Lahan Terbakar
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Rumah Makan Padang di Rawamangun Terbakar, 4 Karyawan Terkapar
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan