SuaraBanten.id - RSUD Kota Tangerang tutup pelayanan rawat jalan. Hal itu diungkapkan Humas RSUD Kota Tangerang Tintin Supriatin.
RSUD Kota Tangerang ditutup sementara untuk pelayanan rawat jalan sejak hari, Kamis (1/7/2021).
RSUD Kota Tangerang akan melayani pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat yang butuh pelayanan perawatan khusus dan pelayanan ruang instalasi gawat darurat (IGD).
"Hanya melayani IGD dan layanan perawatan pasien khusus Covid-19 dengan kondisi sedang dan berat,"ujar Titin melalui pesan singkat, Kamis (1/7/2021).
Selain itu, Titin mengungkapkan alasannya menutup layanan rawat jalan. Pasalnya pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan, lebih banyak bila dibandingkan dengan pasien umum.
"Untuk menghindari resiko seseorang yang datang ke RSUD terpapar Covid-19," katanya.
RSUD Kota Tangerang akan dibukan kembali pelayatan perawatan jalan saat kondisi telah membaik.
"Ditutup layanan rawat jalan, sampai dinyatakan aman," tutupnya.
Kasus COVID-19 Indonesia catat rekor baru melonjak 24.836 orang positif corona dalam sehari, Kamis (1/6/2021). Jumlah ini catat rekor terbanyak sejak kasus pertama, Maret 2020 lalu.
Baca Juga: Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dianjurkan Juga Isolasi Diri Dari Medsos
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan total kasus menembus 2.203.108 orang.
Dari jumlah itu, ada tambahan 504 orang meninggal sehingga total menjadi 58.995 jiwa meninggal dunia.
Ini merupakan rekor penambahan kasus harian dan kasus meninggal dunia tertinggi selama pandemi Covid-19 di Indonesia.
Kemudian, ada tambahan 9.874 orang yang sembuh sehingga total menjadi 1.890.287 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif naik 14.458 menjadi 253.826 orang, dengan jumlah suspek mencapai 131.329 orang.
Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 155.191 spesimen dari 98.572 orang yang diperiksa hari ini.
Berita Terkait
-
Status Pandemi Dicabut, Perawatan Pasien Covid-19 Bakal Ditanggung BPJS
-
INFOGRAFIS Tutupnya Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran
-
Yang Tertinggal, Bekas Pusat Isolasi Pasien Covid-19 Saat Pandemi
-
Kini Resmi Ditutup, Kilas Balik Sejarah Wisma Atlet Hingga Jadi RS Darurat Covid-19
-
Pasien COVID-19 Bertambah 222 Orang Hari Ini, Warga DIminta Tidak Lengah
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal