SuaraBanten.id - Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta rela jual jas kemenangan saat ia mendampingi Helldy Agustian calon Wakil Wali Kota Cilegon saat Pilkada 2020 lalu.
Bukan tanpa alasan, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta menjual jas bersejarahnya ternyata untuk membantu saudara-saudara mulim di Palestina.
Secara spontan, Wakil Wali Kota Cilegon jual 'Jas Kemenangan' yang digunakannya saat pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon Desember 2020 lalu.
Hal itu dilakukan Wakil Wali Kota Sanuji Pentamarta lantaran melihat kondisi negara Palestina semakin mencekam usai di bom bardir oleh Israel beberapa baru-baru ini.
Kejadian yang menimpa warga Palestina, membuat Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta memutuskan menjual jas sejarah yang digunakannya saat Pilkada 2020 lalu. Keputusan menjual jas sejarah ini demi meringankan beban masyarakat di Palestina.
Saat Sanuji menunjukan jas kemenangan itu kepada jamaah di masjid Al Azzam TCI, salah seorang jamaah langsung menawar jas tersebut sebesar Rp.4 juta, tanpa pikir panjang Sanuji langsung mengiyakan dan memberikan uang tersebut ke penggalang donasi.
Penjualan jas kemenangan itu tidak direncanakan Sanuji Pentamarta pada awalnya. Namun saat dirinya usai solat Jumat di masjid Al Azzam Taman Cilegon Indah, panitia penggalangan dana untuk Israel meminta Sanuji memberikan tausiyah kepada jamaah mesjid.
"Iya spontan. Saya jual dengan harga Rp4 juta, karena langsung ada yang mau bayarin Rp4 juta yasudah saya jual, uangnya di sumbangkan ke Palestina," katanya kepada Suara Banten.id, Sabtu (15/5/2021).
Dikatakan Sanuji, jas tersebut adalah jas sejarah. Lantaran jas tersebutlah yang menempel dibadannya saat menjadi Wakil Wali Kota Cilegon bersama Helldy Agustian.
Baca Juga: Viral, Mobil Berbendera Indonesia Disebut Lagi Jaga Perdamaian Palestina
“Iyah tadi jas bersejarah saya saat Pilkada tahun lalu terjual. Jas tersebut terjual kepada Pak Danang dari DKM Masjid Al Azzam yang berlokasi di TCI. Banyak sejarah di jas yang saya miliki ini. Karena, dengan jas ini menghantarkan saya menjadi Wakil Walikota Cilegon,” kata Sanuji.
Sanuji menceritakan, jas tersebut memiliki kenangan dan sejarah yang tidak bisa dilupakan. Di mana pun ia berkampanye, jas tersebut selalu menemaniya setiap hari.
“Penuh sejarah sekali. Karena dari jas inilah membuat saya seperti ini. Dengan saya melelangkan jas kesayangan saya ini, saya ingin meringankan beban warga Palestina,” ujar Sanuji.
Dirinya berharap besar, jas bersejarah itu bisa menjadi bukti kemerdekaan Palestina dari zionis Israel.
"Agar jas itu bermakna bagi pembebasan dan kemerdekaan Palestina. Palestina segera terbebas dari Israel dan kembali merdeka," katanya.
Kata Sanuji, saat ini donasi yang sudah terkumpul sebanyak Rp 40.565.500. Ia berharap, aksi solidaritasnya ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat Cilegon untuk membantu warga Palestina yang mengalami musibah.
Berita Terkait
-
AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB
-
Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York
-
Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
-
Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras
-
Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman