SuaraBanten.id - Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, umat muslim saling berlomba mendapatkan malam Lailatul Qadar. Tak terkecuali Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang belum lama ini baru dilantik.
Wali Kota Tangsel berburu malam Lailatul Qadar, ia rindu umroh 10 malam akhir Ramadhan.
Benyamin Davnie sempatkan itikaf di masjid, orang nomor satu di Tangsel ini bahkan mengaku rindu bisa berburu Lailatul Qadar di tanah suci Mekkah. Benyamin Davnie cerita umrah beberapa tahun lalu.
Malam istimewa di bulan Ramadan itu dipercaya datang pada 10 malam terakhir Ramadan. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Salah satunya termasuk Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie ikut memburu malam lailatul qadar tersebut.
Ben mengaku, mengincar malam lailatul gadar sejak 10 hari terakhir menjelang Idul Fitri.
"Saya berusaha mencari seperti beberapa malam terakhir saya mencoba untuk mencari malam lailatul qadar," kata Benyamin.
Tak sendiri, Benyamin pun mengajak keluarga terutama anak-anaknya untuk ikut serta memburu lailatul qadar.
"Setiap malam-malam ganjil nanti saya juga akan ajak keluarga mudah-mudahan nyampe lah, dapet malam lailatul qadar," ungkapnya.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Sarankan Jangan Pilih Istri Cantik, Ini Penjelasannya
Ben tak memungkiri, semenjak dirinya menjadi Wali Kota Tangsel kesibukannya bertambah. Dulu, kata Ben, dirinya selalu menyempatkan diri berburu malam lailatul qadar sambil melaksanakan umrah di Mekkah.
"Saya sebetulnya ingin seperti dulu 10 hari menjelang lebaran itu umrah, lebaran di sana, nikmatnya luar biasa," kata Ben mengenang kenikmatan umrah.
Dirinya, terakhir melakukan umrah di 10 hari menjelang lebaran itu pada 2014 lalu. Saat itu dirinya masih menjabat Wakil Wali Kota mendampingi Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.
Saat itu dirinya merasa ketenangan dan nikmat beribadah di Mekkah.
"Wallahualam, saya dapat atau nggak karena nggak tahu cirinya dapat malam lailatul qadar seperti apa. Tapi saya rasakan waktu umroh itu di Mekkah terasa. Terakhir umroh udah lama banget 2014," kenangnya.
"Mudah-mudahan sekarang tidak tertelan dengan kesibukkan pekerjaan," pungkas Benyamin.
Tag
Berita Terkait
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
-
27 Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Wajib Catat, Diyakini Turunnya Lailatul Qadar
-
Keistimewaan Malam 27 Ramadan, Diyakini sebagai Malam Lailatul Qadar
-
Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman