SuaraBanten.id - Ketua Umum DPP KNPI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pratama memastikan tidak akan mencabut laporannya atas Heddy Setya Permadi alias Abu Janda selagi ia masih duduk di jabatannya.
"Selama saya menjadi Ketua Umum DPP KNPI maka laporan DPP KNPI terhadap Heddy Setya Permadi “Abu Janda” tidak akan pernah ditarik," cuit @knpiharis seperti dikutip Terkini.id-Jaringan Suara.com, Jumat (9/4/2021).
Haris Pratama menyatakan tak takut di kudeta, difitnah, atau bahkan dihancurkan atas kekeukuhannya memperjuangkan proses hukum terhadap Abu Janda tersebut.
"Silahkan lakukan kudeta terhadap saya, silahkan keluarkan fitnah-finah terhadap diri saya, dan silahkan hancurkan saya. Saya yakin kebenaran akan menang," kata Haris.
Diketahui, Abu Janda sebelumnya tersandung kasus penistaan agama karena cuitannya soal 'Islam arogan.'
Persoalan tersebut bermula saat Tengku Zulkarnain menyinggung terkait bagaimana kaum minoritas arogan terhadap kaum mayoritas.
"Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, Apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana-mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini ulama dan Islam dihina di NKRI," cuit @ustadztengkuzul pada 24 Januari 2021.
Cuitan Tengku Zul lantas dibalas oleh Abu Janda bahwa yang arogan justru adalah Islam kepada budaya lokal.
"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan sedekah ritual laut sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," balas @permadiaktivis1.
Baca Juga: Semprot Atta Halilintar Soal Rencana Punya Anak 15, KD: Ngaco!
"Ritual tradisi asli dibubarin alasan syirik, pake kebaya dibilang murtad, wayang kulit diharamin, dan masih banyak lagi upaya penggerusan pemusnahan budaya lokal dengan alasan syariat. Kurang bukti apalagi islam memang arogan terhadap kearifan lokal?" lanjutnya.
Atas cuitannya, Abu Janda pun mendapat banyak diprotes dan bahkan dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Haris Pratama.
Dikutip dari Terkini.id, laporan tersebut bernomor: LP/B/0056/I/2021 tertanggal 29 Januari 2021.
Abu Janda dilaporkan atas tindak pidana kebencian atau permusuhan individu dan atau antar golongan (sara) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2006 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 28 ayat (2) penistaan agama UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 156A.
"Haris Pertama dapat mandat untuk segera melaporkan dugaan sara terhadap Agama yang mengatakan 'Islam Arogan' juga yang memuat konten penistaan agama. Jadi karena dukungan masyarakat sudah banyak, kami diarahkan untuk segera melaporkan itu ke Bareskrim terhadap akun @aktivispermadi1 diduga milik Abu Janda," kata Medya Rischa, kuasa hukum Haris pada Sabtu, 30 Januari 2021.
Adapun terkait kudeta yang disinggung oleh Haris Pratama disinyalir merujuk pada upaya sekelompok orang dalam KNPI untuk melengserkannya dari jabatan Ketum melalui Rapat Pleno pada Sabtu, 6 Maret 2021.
Berita Terkait
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
-
Berapa Kekayaan Grace Natalie? Kini Dipolisikan oleh 40 Ormas Islam
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa
-
Masih Berasap, Basarnas Lakukan Pendinginan KMP Batumandi, 89 Kendaraan Diduga Ikut Terbakar
-
16 Penumpang KMP Batumandi Terbakar Alami Luka, Ada yang Patah Tulang dan Gangguan Pernapasan
-
KMP Batumandi Terbakar Bawa 420 Penumpang dan 89 Kendaraan, Dirut ASDP Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
KMP Batumandi Terbakar, Tiga Tugboat PT PCM Bantu Pemadaman dan Evakuasi Penumpang