SuaraBanten.id - Seakan tak ada habisnya mengkritik Habib Rizieq Shihab atau HRS.
Pegiat media sosial Denny Siregar yang sebelumnya meminta majelis hakim tak panggil Habib kepada HRS, kini Denny Siregar mengomentari soal para pendukung HRS.
Kritik terhadap pendukung eks Pentolan Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq Shihab di utarakan melalui media sosial Twitter-nya Jumat (27/3/2021) malam.
Melalui cuitan akun pribadinya, Denny Siregar terang-terangan menyentil para pendukung Rizieq Shihab.
Denny Siregar menyebutkan, para pengikut Habib Rizieq Shihab mendukung bukan berdasarkan logika brfikir, keilmuan dan kesadaran diri.
Menurutnya, dukungan terhadap Habib Rizieq Shihab karena fanatisme bermodalkan gambar-gambar di baliho serta dogma-dogma bahwasanya Rizieq merupakan cucu Nabi yang jikalau dilawan, maka nerakalah tempatnya.
"Model para pengikut Riziek itu bukan dibangun dari logika berfikir, keilmuan dan kesadaran diri," buka Denny Siregar, dikutip terkini.id-Jaringan Suara.com via Twitter.
"Tapi lewat fanatisme dgn gambar2 di baliho," lanjutnya.
"Dogma2 bahwa dia ulama dan cucu Nabi dan yang melawannya neraka tempatnya."
Baca Juga: Denny Siregar Gemes, Mau Cubit Paha Habib Rizieq Sampai Hitam
Denny lalu berpendapat bahwa menjadi pengikut Rizieq Shihab dengan cara berpikir yang seperti itu hanya akan membuat dungu berjamaah.
"Hasilnya? Ya kaya gitu, goblok berjamaah. Gada otaknya," pungkas Denny pedas.
Seperti yang kita tahu, persidangan Rizieq Shihab yang telah dilakukan beberapa kali memang diwarnai banyak drama.
Mulai dari Rizieq yang terus-terusan menolak sidang online hingga pengacara yang disebut menghardik jaksa.
Nah, sementara para pengikut Rizieq juga cukup banyak yang berkelakuan tak biasa sampai membuat sebagian orang geleng-geleng kepala.
Misalnya, sempat tersebar video simpatisan 'emak-emak' Rizieq yang adu mulut dengan petugas kepolisian di depan pengadilan atau ketika mereka tampak menangis di persidangan sang pentolan FPI tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Resmi Debut! Girls' Generation-HRS Siap Hadapi Tantangan Lewat Lagu Skibidi
-
FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali