SuaraBanten.id - Seorang ustadz tak dikenal umumkan Abu Janda buzzer bertugas hancurkan Islam di Indonesia. Selain Abu Janda disebut juga Denny Siregar dan Ade Armando.
Hal iu diumumkan dalam video seorang pendakwah menyebut pemerintah sengaja membentuk buzzer dengan tujuan untuk menghancurkan Islam. Video tersebut diunggah oleh akun Twitter pegiat media sosial Denny Siregar @dennysiregar7.
Dalam video berdurasi 40 detik yang diunggah tersebut tampak seorang pendakwah sedang menyampaikan materi ceramah di atas mimbar.
Belum diketahui siapa sosok pendakwah yang membahas mengenai buzzer dengan misi menghancurkan Islam itu.
"Selamat pagi wahai para kadrun yang sibuk memelihara jenggot tapi jarang menggunakan akal. Sehat-sehat selalu ya, enggak ada kalian kurang ramai dunia permedsosan," tulis Denny seperti dikutip Suara.com, Sabtu (13/3/2021).
Dalam ceramahnya, ia menuding pemerintah Indonesia sengaja membentuk buzzer untuk memperkuat sekulerisasi di Nusantara.
"Pemerintah sekarang untuk memperkuat sekulerisasi di Indonesia yaitu mendirikan kelompok buzzer," kata si pendakwah.
Pria itu menyebutkan beberapa nama buzzer yang disebutnya mendapatkan gaji langsung dari pemerintah melalui APBN.
Tak tanggung, bayaran yang diberikan kepada buzzer oleh pemerintah disebutnya mencapai Rp 74 miliar.
Baca Juga: Ustaz Ini Sebut Pemerintah Sengaja Bentuk Buzzer untuk Hancurkan Islam
"Ade Armando, Abu Janda, Denny Siregar dan lain-lain digaji langsung dari pemerintah ambil dari APBN. Berapa gajinya buzzer? Rp 74 miliar," ungkapnya.
Pendakwah itu membeberkan tugas utama para buzzer bentukan pemerintah. Ia meyakini buzzer dibentuk untuk menghancurkan Islam.
"Tugasnya apa buzzer-buzzer itu? Menghancurkan Islam di Indonesia," tutupnya.
Berita Terkait
-
The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz
-
Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta
-
Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman
-
Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus
-
Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal