SuaraBanten.id - Pemandangan unik terlihat di di salah satu titik banjir di Kota Tangerang Selatan. Ratusan warga justru menikmati adanya banjir tersebut.
Banjir justru menjadi wahana bermain air gratis bagi anak-anak. Para orang tua nampaknya tak mau ambil pusing dan justru mempersilahkan anak-anak mereka berenang di genangan banjir.
Seperti yang terjadi di salah satu lokasi yakni Jalan Boulevard Graha Jaya, Pakulonan Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Pantauan Suara.com di lokasi, terlihat ratusan anak tampak sedang bermain air seolah sedang berada di wahana air. Mereka berenang, berlarian dan juga bersepeda.
Anak-anak tersebut tidak sendiri, tak jauh dari mereka, para orang tua nampak menunggui dan mengobrol satu sama lain. Ada pula yang asyik berswafoto.
Supriyati misalnya, dia mengaku, sengaja mengajak anak dan cucunya untuk bermain air di lokasi banjir tersebut dengan alasan menikmati hiburan gratis.
"Ya, sengaja datang ke sini. Nyari hiburan gratis," katanya kepada Suara.com, sambil mengasuh cucunya bermain air banjir, Sabtu (20/2/2021).
Hal senada juga diungkapkan Aisyah. Dia sengaja mebawa anaknya datang ke lokasi banjir itu untuk berenang di air banjir itu.
"Iya, sengaja ajak anak dateng ke sini. Pengen liburan katanya. Lumayanlah," ungkapnya.
Baca Juga: Epidemiolog Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Saat Bencana Banjir
Meski begitu, Asiyah mengaku, khawatir dengan kondisi air banjir yang kotor dan paparan Covid-19.
"Ngeri mah ngeri, tapi anaknya mau main," katanya.
Dia menambahkan, banjir di Ruko Fortune yang berbatasan dengan Kota Tangerang tersebut memang sudah terjadi setiap tahun. Banjir kali ini, disebut masih aman dibandingkan dengan tahun lalu.
"Masih aman, kalau tahun lalu mah motor aja udah enggak bisa lewat. Kerendem," pungkasnya.
Kerumunan warga bermain air banjir itu memantik perhatian sejumlah pengendara yang melintas. Banyak dari mereka yang sengaja berhenti dan mengabadikan pemandangan unik itu dalam bentuk foto fan video.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Perjuangan Seorang Ibu di Tangerang Melahirkan di Tengah Banjir
-
Km 19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Banjir, Jasa Marga Lakukan Contraflow 7 Km
-
Pria Bongkar dan Rusak SIM Kendaraan Hanya Demi Lihat Chip, Videonya Viral
-
Epidemiolog Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Saat Bencana Banjir
-
LIVE STREAMING: Kondisi Banjir di Pondok Gede Permai Jatiasih
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi