SuaraBanten.id - Masyarakat Kota Serang mengeluhkan lubang yang banyak ditemukan di ruas Jalan Bhayangkara. Padahal, akses tersebut berada di titik menuju rumah Wali Kota Serang.
“Ada dua lubang dekat jembatan di jalan tersebut,” ujar Arifin, warga yang kerap melintasi jalan tersebut melalui rubrik Info Warga, Jumat (22/1/2021).
Kerusakan jalan ini tentu semakin membahayakan pengendara saat malam hari, terutama bagi pengendara motor karena jalan kurang lampu penerangan.
Ditambah lagi, lubang tersebut berada di ujung jembatan yang permukaannya agak sedikit menanjak dari jalan, sehingga tak terlihat dari kejauhan oleh pengendara.
Hampir setiap hari jalanan tersebut dilalui Wali Kota Serang, saat ia menuju kantornya di kawasan Kota Serang Baru (KSB). Jalan rusak itu juga hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah Wali Kota.
Warga berharap wali kota segera memerintahkan instansi terkait untuk secepatnya memperbaiki lubang tersebut karena dikhawatirkan menimbulkan korban jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget