SuaraBanten.id - Sejumlah kawasan di Kota Tangerang, Banten, diterjang banjir besar, Rabu (1/1/2020), seiring hujan berintensitas tinggi mengguyur sejak malam sebelumnya.
Satu kawasan yang paling terdampak banjir adalah kompleks perumahan Ciledug Indah II maupun Ciledug Indah I, Jalan KH Hasyim Ashari.
Padahal, daerah terebut sudah lama tak lagi langganan banjir saat musim penghujan.
Bahkan, di media-media sosial, beredar video-video mobil di daerah tersebut terseret arus Kali Angke yang meluap.
Gubernur Banten Wahidin Halim yang merupakan mantan Wali Kota Tangerang mengakui terheran-heran daerah tersebut kembali terendam banjir.
Ia mengatakan, kompleks perumahan Ciledug Indah I - II sudah terbebas dari bajir sejak beberapa tahun terakhir. Persisnya setelah pembangunan tanggul di Jakarta rampung.
"Saya prihatin Ciledug Indah banjir lagi, padahal beberapa tahun terakhir sudah terbebas dari banjir. Ini mengulangi tahun 2007," kata Wahidin.
Bantuan
Baca Juga: Banjir di Ciledug, Jalan Penghubung Tangerang - Jakarta Putus
Aparat kecamatan di Kota Tangerang, Banten mulai mendistribusikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.
Pantauan di lapangan, Rabu, distribusi makanan dilakukan aparat kecamatan Batuceper kepada warga yang dibantu oleh tokoh masyarakat setempat.
Camat Batuceper, Nurhidayatullah di Tangerang Rabu menuturkan, bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan warga setempat mulai dari makanan siap saji hingga kebutuhan lainnya.
"Sudah mulai kami distribusikan kepada warga. Sekaligus petugas juga membantu warga lainnya jika ada yang memerlukan penanganan medis," ujarnya.
Ia menjelaskan, dapur umum penanganan banjir di wilayah Batuceper dibuka di kantor kecamatan. Warga bisa mengajukan permintaan jika ada keperluan bantuan. "Lurah juga kami minta cek wilayah untuk mempercepat distribusi bantuan," ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang telah membuka posko banjir yang berlokasi di 13 kantor kecamatan dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Berita Terkait
-
Banjir di Ciledug, Jalan Penghubung Tangerang - Jakarta Putus
-
Nggak Kuat Lihatnya, Mobil Serupa Milik Jackie Chan Terlantar di Ciledug
-
Gara-gara Ribut di Angkot sama Pacar, Vicky Seruduk Pelajar hingga Tewas
-
Sebelum Menusuk Teman Hingga Tewas, Pelaku Kesal Dikeroyok Keluarga Korban
-
Mati Ditabrak di Tol, Sopir Truk Penabrak Aiptu Irman jadi Tersangka
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi