Pelaku Begal Payudara di Tangsel Ternyata Tak Bisa Baca Tulis

Bangun Santoso
Pelaku Begal Payudara di Tangsel Ternyata Tak Bisa Baca Tulis
Ilustrasi video kamera pengawas alias CCTV yang merekam tindakan pelecehan seksual bermodus begal dada perempuan warga negara asing, beredar di media sosial. [Facebook/Info Cegatan Jogja]

Pelaku begal payudara diketahui selalu berpindah-pindah lokasi dari rumah teman atau saudaranya

Suara.com - Pelaku begal payudara yang beraksi di daerah Turn Bintaro Sektor 9, Kota Tangerang Selatan, Banten diketahui tidak bisa baca tulis. Polisi kekinian masih melacak keberadaan pelaku yang masih buron itu.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharam Wibisono mengatakan, karena tak bisa baca tulis, hal itu membuat polisi mengalami kesulitan dalam mencari keberadaan pelaku.

“Ya pelaku itu nggak bisa menuliskan nomor telpon dan nggak bisa nulis huruf untuk alamatnya. Jadi kami juga agak sulit menemukannya,” kata pria yang akrab dipanggil Wibi saat gelar konferensi pers di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Kecamatan Serpong, sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Rabu (21/8/2019).

Menurut Wibi, pelaku tersebut sangat lincah setelah mengetahui dirinya menjadi tersangka. Untuk update berita-berita tentang dirinya, pelaku meminta bantuan kepada teman atau saudara untuk membacakan untuknya.

“Tapi untuk sekarang, tersangka sudah teridentifikasi. Berdasarkan keterangan keluarga, tersangka ini perilakunya tidak baik atau nakal meski sama orang tuanya," kata Wibi.

Ia mengungkapkan, selama buron, pelaku selalu berpindah-pindah. Mulai dari rumah teman dekat atau saudaranya.

Karena itu, Wibi pun mengimbau tidak menuliskan berita tentang keberadaannya saat ini karena bisa saja pelaku mengetahuinya dan kembali kabur.

“Ya ini tolong jangan diberitakan tentang keberadaannya karena kita nanti akan kembali kesulitan, karena dia pasti kabur lagi," imbuh dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS